PROFIL
Nama : Imam Syaefulloh, A.Md
Ttl : Purbalingga 11 Juli 1988
Profil :
Pria umur 34 tahun ini mulai berdikari semenjak lulus sekolah, di besarkan oleh organisasi dan kegiatan sosial, bliau di kenal juga sebagai pejuang sosial kemanusiaan dengan media yang bliau dirikan yang bernama sorotnuswantoro.com. Media itu bliau rintis dari sabang sampai meroke dan mencetak wartawan tangguh di stiap wilayah sandarnya. Media sorotnuswantoro.com memiliki karakter sosial budaya misinya adalah mengangkat budaya lokal sebagai kearifan sekaligus misi pertahanan nasional.
dalam dunia tekhnologi bliau juga memiliki tim cyber yang bertugas untuk menyebar informasi ke setiap penjuru dengan mekanisme "sadap, olah dan sebar" sehingga memberikan kemudahan dalam menyampaikan informasi ke khalayak, dan saat ini Imam syaefulloh menjadi penggagas Gerakan Rakyat Peduli Santri (GPRS) Memberikan biaya sekolah dan mondok gratis yang bannernya berada di setiap desa.
Selain di media bliau juga memiliki usaha yang bergerak di bidang property syariah namanya adalah Dusun Papon sebuah perusahaan yang di dirikan pada tanggal 11 Juli 2021. Imam Syaefulloh memberi nama DUSUN PAPON yang memiliki arti "Rumah Desa". Menurutnya nama tersebut dapat inspirasi dari salah satu program di desa bodaskarangjati yaitu IGIR PAPON yang artinya adalah rumah pinggiran. IGIR PAPON di buat untuk masyarakat yang belum memiliki rumah/warga tidak mampu di desa tersebut menurut keterangan kepala desa Bodaskarangjati.
Program ini di buat dengan tujuan untuk membantu mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian, karna rumah merupakan kebutuhan pokok setelah sandang dan pangan.
kami menerapkan sistem syariah pada program kami dengan tanpa BI Cekhing, tanpa bunga, tanpa denda, tanpa sita, tanpa riba dan tanpa bank. Alamat kantor kami berada di Jl.Candi RT.04 RW.02 Desa Bojanegara kecamatan padamara kabupaten Purbalingga dan akan mengembangkan di setiap kabupaten. Manajemen DUSUN PAPON di naungi oleh PT.SOROT NUSWANTORO INDONESIA sebagai badan hukumnya.
sebagian dari keuntungan kami, kami gunakan untuk biaya dan kebutuhan santri melalui gerakan yang di sosialisasika melalui medi kami sorotnuswantoro.com yaitu Gerakan rakyat peduli santri (GRPS) yang di pelopori oleh Kyai Khamim putranya seorang ulama dan kyai luar biasa yaitu kyai muhyidin.
Kyai Muhyidin memiliki riwaya yang membuat masyarakat di parakan onje geger di karenakan mbah malik kedung paruk seorang ulama besar yang tiba tiba hadir mencari rumah ulama kampung yaitu kyai muhyidin, setelah ketemu mbah malik menyampaikan, "tadi malam saya bermimpi ketemu rosulluloh dan bliau menyampaikan salam Untuk kyai muhyidin". Ungkap mbah malik.
Menjadi pertanyaan besar bagi saya yaitu amaliah apa yang di lakukan kyai muhyidin sehingga rosulluloh tertarik menyampaikan salam , ternyata setelah saya tahu bliau adalah orang yang memikirkan santri ini sangan menginspirasi ahirnya saya beserta anaknya bermusyawarah untuk membuat gerakan rakyat peculi santri.
Komentar
Posting Komentar